Dosen Program Studi Teknologi Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kunjungan ke UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak dan Diagnostik Kehewanan (BPPTDK) Provinsi D.I. Yogyakarta pada Selasa, 05 Mei 2026. Kunjungan ini secara khusus difokuskan pada Seksi Diagnostik Kehewanan di Bantul (Lab. Barongan) sebagai salah satu mitra strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan vokasi berbasis praktik di Prodi Teknologi Veteriner.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap mahasiswa semester 6 yang sedang menjalani program magang di BPPTDK. Para dosen berinteraksi langsung dengan mahasiswa untuk melihat perkembangan kompetensi, keterampilan laboratorium, serta pemahaman mereka terhadap prosedur diagnostik penyakit hewan. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa proses pembelajaran di lapangan berjalan selaras dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan oleh program studi.
Selain agenda monitoring, kunjungan ini dimanfaatkan sebagai forum diskusi antara dosen Prodi Teknologi Veteriner dengan pihak BPPTDK. Diskusi tersebut membahas berbagai peluang kerja sama dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan perkembangan teknologi diagnostik kehewanan. Masukan dari praktisi di lapangan menjadi sangat penting dalam merancang kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara dunia pendidikan dan institusi layanan teknis kehewanan. Kolaborasi ini tidak hanya mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada penguatan peran Prodi Teknologi Veteriner dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja, profesional, dan mampu menjawab tantangan di bidang kesehatan hewan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4), penguatan kemitraan (SDG 17), serta kontribusi terhadap kesehatan hewan dan keamanan pangan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan mitra industri, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi yang unggul dan berdampak luas bagi masyarakat.
Penulis: Aziz