Yogyakarta, UGM – Program Studi Teknologi Veteriner, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) melalui penerapan prinsip Good Laboratory Practice (GLP) di lingkungan laboratorium.
Pengelolaan limbah B3 menjadi aspek penting dalam kegiatan praktikum dan penelitian di bidang teknologi veteriner yang berkaitan erat dengan penggunaan bahan biologis, kimia, serta peralatan laboratorium. Oleh karena itu, Prodi Teknologi Veteriner telah menerapkan sistem pemilahan limbah secara terstruktur sebagai upaya menjaga keselamatan kerja serta mencegah dampak negatif terhadap lingkungan. Pemilahan dilakukan berdasarkan kategori, antara lain limbah plastik (microtip, spuit, botol infus, falcon tube), limbah bahan karet (gloves, infus set, tutup vacuum tube), limbah kaca, limbah non-infeksius, limbah infeksius, limbah benda tajam, serta sisa media yang telah disterilisasi. Sistem pemilahan ini dilakukan sejak tahap awal penanganan limbah, termasuk penggunaan wadah khusus yang telah disediakan di laboratorium. Limbah yang masih berada dalam kantong sementara diwajibkan untuk dipindahkan ke tempat penampungan sesuai kategori sebelum proses pengolahan lebih lanjut.


Dosen Program Studi Teknologi Veteriner Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan
Upaya peningkatan kompetensi terus dilakukan oleh Program Studi Teknologi Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satunya melalui partisipasi teknisi laboratorium dalam mengikuti Pelatihan Auditor Halal. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada 2–6 Maret 2026 melalui Halal Institute, sebagai bagian dari langkah nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan industri halal yang semakin berkembang. Pelatihan auditor halal ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kompetensi sebagai auditor halal melalui pelatihan yang mengacu pada standar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta diharapkan mampu memahami serta melaksanakan proses audit terhadap sistem jaminan produk halal secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Veteriner (Prodi Tekvet), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan bimbingan teknis persiapan uji kompetensi penyusunan dokumen sistem

Sleman, Program Studi Teknologi Veteriner, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner (DTHV), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan pengendalian parasit gastrointestinal pada ternak domba melalui pendekatan deworming berbasis monitoring lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan di peternakan mitra Sinatria Farm, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan manajemen kesehatan ternak yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Dosen Prodi Tekvet, drh. Dela Ria Nesti, M.Sc yang saat ini sedang menempuh studi S3 di International
Dr. drh. Fathur Rohman Haryadi, M.Sc. dosen Program Studi Teknologi Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, resmi menyandang gelar Doktor (S3) pada 21 Oktober 2025. Gelar tersebut diraih setelah berhasil menyelesaikan studi doktoralnya di Program Studi Sains Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, dengan disertasi berjudul “Determinasi Morfologi Morfometri dan Karakterisasi Molekuler Eimeria zuernii di Pulau Jawa”. Dalam prosesi wisuda tersebut, Dr. Fathur terpilih sebagai perwakilan Fakultas dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna yaitu 4.00 (cumlaude). Hal serupa juga diperoleh saat kelulusan wisuda S2 dengan IPK 4.00 (cumlaude).